jump to navigation

Hujan Tak Kenal Musim 15 Juli 2016

Posted by Brotoadmojo in Inermezzo, Mobile Blogging.
Tags: , ,
add a comment

Hujan turun lagi siang ini, setelah beberapa hari tidak. Rasanya tak lagi butuh perhitungan musim untuk menebak kapan hujan dan kemarau letaknya. Pelajaran di sekolah dulu seingat saya ada masa dimana bulan kalender terbagi menjadi dua, musim hujan dan musim kemarau. Sepertinya sekarang sulit diberlakukan lagi.

Untungnya aku bukan petani yang butuh waktu tepat untuk mengolah lahan dan menentukan tanaman yang tepat untuk ditanam sesuai cuaca. 

Bukan tidak bersyukur, karena nyatanya hampir setahun penuh hujan selalu, minimal 75% dalam kurun waktu pasca kemarau beberapa bulan yang lalu. 

Ah, katanya hujan itu berkah, diyakini saja, karena harusnya kita bahagia karena pasti ada yang gembira saat hujan itu tiba. Entah siapa, tapinya ada. 

Terjebak 25 Oktober 2010

Posted by Brotoadmojo in Cerita, Inermezzo.
Tags: , , , , , ,
37 comments

Hal yang saya takutkan akhirnya terjadi juga malam ini, ya, saya terjebak!. Ya, saya terjebak hujan saat sedang berada di warung nasi goreng yang berada di trotoar pojok lampu merah. Mulanya saya ragu untuk keluar malam ini, karena gerimis menandakan bahwa kemungkinan besar akan turun hujan, tapi rasa lapar ‘memaksa’ saya untuk keluar rumah hanya untuk sekedar mencari pengganjal perut.

Masih dalam suasana rintik, pilihan akhirnya jatuh pada nasi goreng, maklum saja, karena selain bingung mau cari makan apa, sudah lama pula saya tidak makan di warung nasi goreng Bang Martin yang biasa jadi langganan saya. Rencananya saya ingin bawa pulang saja, karena takut hujan menjadi deras, namun belum selesai menggoreng, hujan keburu datang. Dengan berat hati akhirnya nasi goreng nggak jadi dibungkus.

Untuk beberapa saat kami asyik ngobrol, karena memang lagi sepi pembeli, namun hujan tidak kunjung reda, malah hujan tambah deras disertai petir dan angin. Nah, disinilah pelajaran berharga itu dimulai.

(lebih…)

Cerita Tentang Hujan – Hujanan 16 Oktober 2010

Posted by Brotoadmojo in Cerita, Inermezzo.
Tags: , , , ,
9 comments

Lagi kepingin cerita saja malam ini, setelah tadi sore asyik hujan-hujanan. Hampir tiap sabtu sore aku menempuh perjalanan dari Slawi ke Purbalingga, maklum saja, aku kerja di Slawi sedangkan keluarga di Purbalingga. Dan masih seperti sabtu – sabtu biasanya, seringkali hujan setia menemani perjalanan.

Berangkat dari Slawi hampir jam 5 sore, cuaca sudah menandakan kalau mau turun hujan, tapi buat apa di pikirkan, sudah terbiasa perjalanan yang hampir 2 jam di temani sama yang namanya hujan. Hal yang paling aku takutkan sebenarnya adalah ketika harus melintasi hutan jati di Kec. Jatinegara yang jarak tempuhnya kira-kira 5 km, karena jalan alternatif terdekat ya hanya ini. Untung saja sore ini masih ada yang melintas, jadi agak nyantai.

Sudah setengah perjalanan, ketika hampir sampai Randudongkal di Pemalang tiba-tiba saja hujan turun, hmm… harus segera pakai jas hujan nih. Setelah pakai jas hujan segera saja ku lanjutkan perjalanan, sebenarnya aku berharap semoga saja hujan lekas reda, bagaimanapun juga nggak enak kalau perjalanan ditemani sama hujan. Namun apa daya, hujan malah tambah deras, aku sudah tak lagi berfikir tentang baju yang ikut basah semua (jas hujan model bat man), namun kaca helm yang menyilaukan kala kena cahaya membuat aku harus ekstra hati-hati.

(lebih…)

%d blogger menyukai ini: