jump to navigation

Bercerita Tentang Siang Ini 13 Oktober 2010

Posted by Brotoadmojo in Cerita, Puisi.
Tags: , , , ,
18 comments

Ah, aku masih dalam gelombang kala  hari begitu terik, sengatannya memaksa lidak untuk kembali pada keluh, bukan, pada cerita yang seadanya.

Kenapa mendung kembali menggelantung?, seingatkan baru beberapa hari ini hujan tidak turun, tak ada jeda rupanya musim kali ini.

Masih dalam keterasingan perasaan, mencoba memaknai waktu dengan menuliskan cerita tentang suasana hari dan suasana hati.

Semua hampir serupa, panas, mendung, dan mungkin saja hujan.

Tuhan, Engkau curahkan cinta-MU tanpa jeda, ampuni aku jika salah makna dalam dekap kasih-MU, kuyakin KAU sertakan semua ini tanpa setitik pun yang sia-sia. Karena ENGKAU selalu punya rahasia.

Bacakanlah (Al – Fatihah) Untuk Cintamu 27 September 2010

Posted by Brotoadmojo in Puisi.
Tags: , , , ,
6 comments

Bacalah,
Baca dan bacakanlah untuk cintamu
Saat cinta setengah hati
Saat ragu selimuti diri

Biarkan,
Biarkanlah Sang Maha Mencintai membukakan jalan
Saat tali pengikat rindu tak lagi mampu menahan derasnya gelombang, yakinlah
Yakinlah bahwa ada cinta yang lebih tinggi
Ada rahasia – rahasia yang tersembunyi di balik ketidakmengertian kita dalam memaknai hati

Bacalah,
Baca dan bacakanlah untuk cintamu
Saat kata tak lagi bermakna
Saat rindu tinggallah sendu
Biarkan,
Biarkanlah Sang Maha Penyayang memberikan petunjuk – Nya
Saat kita terkurung dalam diri kita sendiri
Masih ada cahaya – cahaya yang mampu menerobos celah – celah hati yang di gelapkan oleh perasaan kita sendiri

Bacalah,
Baca dan bacakanlah untuk cintamu
Saat sepi berjuta arti
Saat hampa kian bermakna

Biarkan,
Biarkanlah ketulusan hati menyentuh perasaan – perasaan yang menghampa, biarkan bait – bait do’a menyirami keyakinan hati yang mulai layu. Saat kita tak pernah tahu apa yang akan terjadi esok, mengapa musti takut menatap masa depan?

Tanggalkan,
Tanggalkan dan tinggalkan akal yang membuat kita menjadi pengecut yang berlari dari kenyataan dan diri kita sendiri. Kita tak harus menjadi pecundang yang membohongi diri kita sendiri. Cinta itu ikhlas, memberi tanpa harus menerima. Saat kita mencari kesempurnaan, kita hanya akan menemukan diri kita sendiri

Bacalah,
Baca dan bacakanlah untuk cintamu
Ketika kita percaya pada Allah dan Rasul- Nya, tak ada yang musti di takutkan. Saat Allah ridho, Dia pasti memberikan kemudahan jalan bagi hamba – Nya yang sabar, ikhlas dan bersungguh – sungguh

Bacalah,
Baca dan bacakanlah untuk cintamu

# Ringinputih, 21 Juni 2006

%d blogger menyukai ini: