jump to navigation

Hujan Penghantar Hadiah 2 Desember 2015

Posted by Brotoadmojo in Kontes.
Tags: , ,
add a comment

Hujan rupanya tak sekedar membasuh rindu, setelah kemarau berlalu, hujan membasuh rindu, semenjak awal bulan yang lalu. Tak disangka saja, ketika tertuliskan tentang kerinduan, rupanya cerita tentang hujan pun mampu menghantarkan keberuntungan.

Ya, pernah tertulis sebelumnya tentang hujan pembasuh rindu, sebuah tulisan yang saya ikut sertakan di Giveaway #HappyNovemberRain blog Keina Tralala. Mulanya hanya sekedar mencoba peruntungan, karena setiap kata pastinya punya makna masing-masing, dan setiap peserta pun punya cerita sendiri-sendiri.

Sebuah email pemberitahuan moderasi komentar membuat saya sumringah, rupanya pemenang Giveaway #HappyNovemberRain sudah di umumkan, hadiah hiburan berhak saya dapatkan. Alhamdulillah.

Pengumuman Pemenang Giveaway  HappyNovemberRain   Keina Tralala

Saatnya sekarang konfirmasi alamat pengiriman, karena ditunggu sampai Jum’at 4 Desember 2015 pukul 09.00. Tak lama, mumpung masih hangat-hangatnya, saya kirim email segera. Demikianlah. Hujan rupanya masih turun, saat daun-daun masih basah, saya layak bersyukur karena dapat hadiah. Alhamdulillah.

Iklan

Hujan Pembasuh Rindu 10 November 2015

Posted by Brotoadmojo in Kontes.
Tags: , ,
11 comments

Rasanya baru kemarin teriknya kemarau menyengat tubuh, debu-debu juga belum sepenuhnya menghilang. Rindu akan hujan tak juga reda sungguh, meskipun dahaganya terbayar sudah, awal Nopember telah membuka tabir kemesraan akan tanah basah dan luapan bahagia daun-daun.

Ah, semoga saja kebahagiaan diawal musim ini bukan awal dari keluhan berikutnya. Karena seperti biasanya, terkadang aku tidak bisa menerima kenyataan sepenuhnya. Seperti kemarin-kemarin, saat kemarau mengeluhkan panas dan merindukan hujan, pun sebaliknya saat hujan mengeluhkan derasnya dan mendamba kemarau.

Sudahlah, tak perlu merisaukan yang masih belum terjadi. Menikmati hujan lebih baik, tanpa prasangka-prasangka. Misalnya saat musim penghujan terjadi banjir, itu bukan karena hujan, itu karena ulah manusia sendiri.

Hujan hanyalah kodrat, dimana air turun dari langit dan perputarannya selalu demikian. Menikmati kemesraan diawal musim ini cukuplah sebagai penghapus dahaga, hingga nanti diperjalannya kembali bersemi rindu pada kemarau. Selamat datang hujan, rinduku tak juga usai, bahagia bersama rintikmu.

Tulisan ini diikutsertakan Giveaway November Rain” presented by “Keina Tralala

banner-giveaway-keina-tralala2

%d blogger menyukai ini: