jump to navigation

Memaknai Perasaan 11 Oktober 2010

Posted by Brotoadmojo in Cerita, Inermezzo.
Tags: , , , , ,
trackback

Mbah Dul: Ada apa datang kesini?

Sri: Entahlah, aku juga bingung.

Mbah Dul: Lalu, buat apa engkau bersusah payah sampai disini jika tidak tahu apa tujuanmu datang kemari?!

Sri: Aku ingin mengadu.

Mbah Dul: Apa yang ingin engkau adukan?

Sri: Hatiku.

Mbah Dul: Kenapa dengan hatimu?

Sri: Aku tak mengerti tentang perasaan yang selama ini ada, aku merasa bahwa hidup ini tidak adil, kenapa saat aku mencintai seseorang dan benar-benar mengarapkannya ternyata kenyataan berkata lain.

Mbah Dul: Terus mau kamu bagaimana?

Sri: Kenapa semua tidak seperti yang aku harapkan?

Mbah Dul: Apakah kamu yakin bahwa yang kamu bayangkan itu adalah yang terbaik? Apakah harapanmu itu adalah jalan yang pasti akan membawamu kedalam kebahagiaan?. Bukankah bila kita tidak mendapatkan apa yang kita inginkan kita harus mensyukuri apa yang kita peroleh?.

Tak ada jawaban setelah itu, semua larut dalam sudut pandang masing-masing.

*****

Tulisan ini mengalir begitu saja, nggak tahu kok keluarya cerita seperti itu, alur, nama & peristiwa  juga nggak jelas😀

Maaf & Trimakasih🙂

Komentar»

1. setyantocahyo - 12 Oktober 2010

tapi ada yang tersirat dalam cerita itu, bahwa kita tak boleh memaksakan kehendak sesungguhnya Tuhan lebih tau ttg yang terbaik buat kita, maka kita disuruh untuk sll bersabar……

Brotoadmojo - 12 Oktober 2010

karena Tuhan selalu punya rahasia.
Terimakasih Pak🙂

2. Vulkanis - 12 Oktober 2010

Wah iseng nulispun sangat bermakna Mas

Brotoadmojo - 12 Oktober 2010

terimakasih, mungkin sebuah kebetulan Pak..🙂

3. winny - 12 Oktober 2010

Maaf, yang lagi ngobrol sm mbah Dul sebetulnya Sri apa Sukadi ? Hehehe piiisss ….(kabur)

Brotoadmojo - 12 Oktober 2010

Halah mbak Winny, kalau Sukadi sudah punya junior, buat apa konsultasi😀
besok2 mau pakai nama Winny ah, biar agak beda..🙂
terimakasih

4. julicavero - 12 Oktober 2010

tulisan mantaf sob…wlpun gt ada maknanya kok..hehe

Brotoadmojo - 13 Oktober 2010

terimakasih Mas Jul🙂

5. Alam - 12 Oktober 2010

bermakna kok..:mrgreen:

Brotoadmojo - 13 Oktober 2010

terimakasih:mrgreen:

6. kanvasmaya - 12 Oktober 2010

dapet kok nilainya dari tulisanmu itu..

Brotoadmojo - 13 Oktober 2010

terimakasih KaMay..🙂

7. Teras Info - 12 Oktober 2010

iya..kenapa ya dikala kita mencintai seseorang yang benar-benar kita cintai, tapi malah orang yang kita cintai itu tidak sesuai dengan yang kita harapkan, yaitu dia juga bisa mencintai kita….

mungkin memang benar, cinta itu tidak bisa di pakasakan….dan pasti ada hikmah di balik semua itu…he..he..he….

Brotoadmojo - 13 Oktober 2010

setuju, ada hikmah dibalik setiap peristiwa..🙂

8. wiangga0409 - 12 Oktober 2010

apa yang kita harapkan belum tentu yang terbaik untuk kita..

Tuhan Maha Mengetahui yang maslahat..

nice🙂

Brotoadmojo - 13 Oktober 2010

hanya DIA yang Maha segalanya…
makasih mbak🙂

9. Asop - 12 Oktober 2010

Benar sekali, belum tentu apa yang kita anggap membahagiakan itu ternyata membahagiakan untuk kita. Harapan boleh aja ada, tapi tetap Tuhan yang tahu segalanya.🙂 Makanya, berserah dirilah pada Tuhan, minta yang terbaik pada-Nya.🙂

Brotoadmojo - 13 Oktober 2010

berdo’a dan berusaha, hasil akhr biar DIA yang menentukan..🙂

10. susiloadysaputro - 13 Oktober 2010

Kadang apa yang kita inginkan bukan merupakan yang terbaik untuk kita..

suka banget tu kata terakhir..bersyukur thd apa yang uda dikasi Alloh.

Brotoadmojo - 13 Oktober 2010

terimakasih mas… karena kita harus selalu bersyukur..🙂

11. Hari Mulya - 13 Oktober 2010

bukan sesuatu yang mudah untuk memaknai perasaan..
kadang maLah saLah mengartikan, kacau semuanya…

Brotoadmojo - 13 Oktober 2010

bener juga mas..🙂 makanya harus hati2 dalam memaknai perasaan..🙂
trims

12. adhiarsa rakhman - 18 Oktober 2010

bisa jadi renungan. kadang kita lupa untuk bersyukur. salam kenal😀


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: