jump to navigation

Dondong Opo Salak 24 Juli 2010

Posted by Brotoadmojo in Lagu Dolanan.
Tags: , , , ,
trackback

Saat larut dalam cerita romantisme kehidupan, aku teringat saat kanak-kanak dulu, dimana lagu-lagu dolanan sering sekali aku dengar, salah satunya adalah lagu ini:

dondong opo salak, duku cilik cilik

gendong opo mbecak, mlaku thimik thimik

adik ndherek ibu, tindak menyang pasar

ora pareng rewel, ora pareng nakal

mengko ibu mesthi mundhut oleh-oleh

kacang karo roti, adik diparingi

terjemahanya kurang lebih demikian:

Kedondong apa salak, duku kecil-kecil

di gendong apa naik becak, jalan pelan-pelan

adik ikut ibu, pergi ke pasar

tidak boleh rewel, tidak boleh nakal

nanti ibu pasti beli oleh-oleh

kacang sama roti, adik pasti di beri.

~Ah, betapa cinta seorang ibu tergambar jelas disana. lagu dolanan ini menggambarkan secuil bagian romantisme rehidupan, secuil gambaran betapa kasih orang tua ((terutama Ibu) kepada anak-anaknya. terimakasih Ibu~

Komentar»

1. massigit - 25 Juli 2010

kasih ibu memang luarbiasa mas, jalan terbaik untuk membalas jasanya adalah dgn terus membahagiakannya. Smoga para ibu selalu mendapatkan yg terbaik..

Brotoadmojo - 25 Juli 2010

amin…. semoga Pak🙂

2. Adi - 25 Juli 2010

Ada lirik yang beDA, di tempat aku gni,

“mengko ibu rawuh, ngasto oleh2”

ini lagu favorite saya jaman kecil dulu.

Brotoadmojo - 25 Juli 2010

tiap daerah mungkin ada sedikit lirik yang berbeda mas, tapi intinya tetap sama..🙂

3. septarius - 25 Juli 2010

..
Kok tiba2 inget lagu djadoel sih..?
..

Brotoadmojo - 25 Juli 2010

disini sebelumnya saya juga nulis lagu dolanan, lagu jaman kanak-kanak dulu mas, nostalgia&pengingat saja, di kategori lagu dolanan aku mengarsipkannya🙂

4. ok - 25 Juli 2010

aku milih keduanya hehehehe…itu lagu lama bgt ya ga kedengeran🙂 jadi kangen ma simbah di desa

Brotoadmojo - 25 Juli 2010

mungkin dari jaman penjajahan, atau mungkin jaman majapahit😀😀

5. rangtalu - 25 Juli 2010

kalo terjemahan bahasa minangnya :

“kapunduang atau salak, lansek ketek-ketek
didukuang atau naiak becak, jalan lambek-lambek
adiak ikuik ibu, pai ka pasa
ndak buliah marengek, ndak buliah jahek
beko ibu pasti boli oleh-oleh
kacang jo roti, adiak pasti di agiah “

Brotoadmojo - 25 Juli 2010

saya suka ini…. terimakasih banyak mas…🙂

6. kanvasmaya - 26 Juli 2010

hahaha.. bener cinta ibu.. tak bisa kugambarkan

Brotoadmojo - 26 Juli 2010

😀 setuju, saya juga tidak bisa bayangkan dengan apa bisa menggambarkannya🙂
terimakasih

7. ysalma - 26 Juli 2010

cinta ibu tak berbatas dan tak bertepi yaa..

Brotoadmojo - 26 Juli 2010

iya mbak..🙂

8. bundadontworry - 26 Juli 2010

tak ada kata2 atau kalimat yg cukup utk menuliskan kasih seorang Ibu.
tidak juga ada kanvas yg cukup lebar utk menggambarkan cinta Ibu pad a kita.
karena Ibu adalah wakil Tuhan dimuka bumi , utk menjaga dan menyayangi kita .
salam

Brotoadmojo - 27 Juli 2010

iya ‘Ibu’… Rasulullah SAW saat ditanya siapa yang harus dihormati nyebut Ibu 3x baru Bapak…🙂
terimakasih Bunda..

9. ●●●ЄЯШЇЙ●●● - 27 Juli 2010

Ibu adalah malaikatku

Brotoadmojo - 27 Juli 2010

terimakasih videonya🙂


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: