jump to navigation

Terang Bulan 8 Juli 2010

Posted by Brotoadmojo in Lagu Dolanan, Ngudarasa.
Tags: , , ,
trackback

Yo poro konco dolanan neng njobo

Padhang mbulan padhange koyo rina

Rembulane e … sing ngawe-awe

Ngelingake ojo podho turu sore

Terjemahan:

(Ayo teman-teman bermain di luar

Terang bulan terangnya seperti siang

Rembulannya yang melambai-lambai

Mengingatkan jangan pada tidur sore)

Kami bernyanyi lagu itu, saat suasana malam yang cerah dan rembulan nampak indah dengan pancaran cahayanya. Aku rindu suasana itu, dulu aku dan teman-teman sebayaku bermain dihalaman rumah, bermandikan cahaya bulan berkejaran riang dan penuh canda. Di halaman itu juga orang tua kami berkumpul, bercerita dan bercanda. Suasana yang begitu merindukan!.

Sekarang, untuk menikmaati suasana seperti itu aku rasa (sudah) tidak mungkin, jaman sudah berubah, cuaca tidak menentu, halaman rumah sudah tidak seluas dulu. Pola pikir dan cara menikmati malam sudah berbeda, anak-anak sudah menikmati dengan cara dan kesukaannya masing-masing. Ah, tidak ada yang salah memang, memang semua harus seperti ini.

Aku juga sudah sulit untuk menikmatinya, untuk mengenang masa kecil lebih suka aku menuliskannya. Cuaca sudah tidak menentu, datangnya purnama sudah tak penting untuk dihitung waktu. Jaman sudah berubah, dan sudah pada waktunya semua harus berubah.

~Padang mbulan padange koyo rina….. nak, Ayah nanti akan ceritakan kepadamu.~

Komentar»

1. Adi - 9 Juli 2010

Wah laguku jaman kecil, jadi ingat jaman dulu mesti maen petak umpet pas padhang mbulan,

Brotoadmojo - 9 Juli 2010

semua merindukan mas, kalau di ingat-ingat kadang membuat tersenyum sendiri…(bukan berarti gila lho😀 )

2. BlogCamp - 9 Juli 2010

weeee…itu kan tembang dolanan saya waktu SD mas
sekarang jarang ada yang main gobag sodor waktu terang bulan
anak2 lebih asyik nonton TV
salam hangat dari BlogCamp

Brotoadmojo - 9 Juli 2010

kami juga menyanyikannya Pakdhe, setelah itu kami main jamuran, kemudian gendong2an…pokoke ngangeni..😀
terimakasih Pakdhe sudah sudi mampir kesini…

3. Herry Ir. - 9 Juli 2010

Wah kalo sekarang Lbih bnyak hujan meteor,,,Polusi udara jg mnyebabkan org malas kluar rmh…

Brotoadmojo - 9 Juli 2010

yup, jaman sudah mengarah kesitu… jadi nikmati saja perubahan ini😀 terimakasih

4. bundadontworry - 9 Juli 2010

yah, memang zaman sudah berubah, kita sudah gak bisa lagi menikmati hal2 indah seperti masa kecil dulu.
Namun, keindahan rembulan sekarang berganti dgn keindahan melihat anak2 kita sehat dan ceria, bahkan kadang lebih pintar dari kita🙂

kita memang kehilangan nostalgia indah masa kecil,
namun kita mendapati anugerah terindah yg lain.🙂
salam

Brotoadmojo - 9 Juli 2010

memang sudah jamannya ya Bunda?🙂

5. Antyo Rentjoko - 9 Juli 2010

Saya merasakan keindahan bulan ketika pemadaman lampu merata, dan kebetulan memang sedang terang bulan. Di luar tak ada lagi kepekaan.

Brotoadmojo - 9 Juli 2010

untuk bisa menikmati bulan mendingan kerjasama sama PLN saja ya Paman?😀
Terimakasih sudah sudi mampir kesini Paman.

6. ysalma - 9 Juli 2010

wah kalo saya baru beberapa tahun terakhir ini kenal sama lagunya😀
masa kecil yang indah,,

Brotoadmojo - 9 Juli 2010

ini lagu lama mbak, anak sekarang mungkin sudah tidak kenal lagi…😀 trimakasih

7. 'Ne - 10 Juli 2010

ini lagu mungkin sudah ada sejak saya belum lahir karena saya kenal lagu ini dari mamah, dan setiap terang bulan purnama pasti kita dulu suka main di halaman rumah. indah banget ya kalo di kenang hehe..
salam🙂

Brotoadmojo - 10 Juli 2010

dulu…dulu….sekali, mungkin sejak jaman kerajaan kali ya….😀

8. kawanlama95 - 10 Juli 2010

Perubahan cuaca dan situasi seringkali mengingatkan kita masa lalu. sebuah kenangan masa lalu terbayang .kadang kita ingin kembali seperti dulu.Akupun menulis postingan kali ini mengenang masa lalu

Brotoadmojo - 10 Juli 2010

terimakasih kawan, nanti aku berkunjung lihat kenanganmu🙂

9. Tary Sonora - 10 Juli 2010

heheh ajarin dong gimana irama nya, soalnya lg belajar bahasa jawa juga nih

Brotoadmojo - 10 Juli 2010

waduh, nyanyinya asal bunyi…gimana dong?😀

10. bintang - 10 Juli 2010

aku seneng bangeeet mas lagu ituh😀
sama satu lagi,
sluku sluku bathok (inget ndak ??)

*kaangeennn keciill*

Brotoadmojo - 10 Juli 2010

lho, kamu dulu juga suka jamuran ya?😀
sluku sluku bathok yang ini??

sluku sluku bathok
bathoke ela elo
si romo menyang solo
oleh-olehe payung motha
tak jenthit lolobah
wong mati ora obah
yen obah medeni bocah
yen urip goleko duit….😀

11. Usup Supriyadi - 10 Juli 2010

malam ini, bulannya tertutup awan, habis hujan sih, bogor hujan mulu nih mas….

saya paling suka memandangi bulan

Brotoadmojo - 10 Juli 2010

memandang bulan untuk mendapat inspirasi….🙂

12. bintang - 10 Juli 2010

ho’oh mas yang itu *girang*
tapi aq ga ngerti jamuran apaan tuh *bingung ga jelas*
Dulu sering dinyanyiin embah.
Jadinya suka inget sama embah😥

Brotoadmojo - 10 Juli 2010

jamuran itu mainan anak anak, semua berkumpul melingkar sambil bernyanyi
jamuran jamuran ojo ge gethok jamur opo…..
terus semua menjawab sambil memperagakan…
huh… kanak2ku dulu… merindukan😀

13. Aniezt - 11 Juli 2010

.dulu dan kini berbeda..
.dulu lebih menitik beratkan pada kebersamaan..
.kini lebih menitik beratkan pada individualisme?? haha..????🙂
.oy, makasih kunjungannya🙂 link mu aniezt pasang🙂

Brotoadmojo - 11 Juli 2010

intinya sama, menikmati hidup. cuma caranya yg berbeda😀
terimakasih juga mau berkunjung, link aniezt juga udah tak pasang😀


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: