jump to navigation

Susahnya Hidup Di Wilayah Perbatasan 21 Mei 2012

Posted by Brotoadmojo in Indonesia.
Tags: , , , , ,
add a comment

Miris rasanya membaca sebuah berita tentang kondisi di wilayah perbatasan. Dari berita di detik.com, masyarakat perbatasan di Kalimantan Timur (Kaltim) dengan Malaysia sudah 67 tahun tidak tersentuh subsidi BBM, 5 kecamatan di wilayah perbatasan yang meliputi Kecamatan Kerayan, Kerayan Selatan, Kayan Hulu, Kayan Hilir dan Kayan Selatan di Kalimantan Timur.

Yang membuat saya lebih terkejut lagi, untuk membeli semen saja di sana harus mengeluarkan uang Rp. 1 juta/sak!, begitu mahalnya bila di bandingkan dengan harga di wilayah Jawa misalnya. Di sini (Slawi), biasanya harga semen antara 57-60 ribu/sak untuk ukuran 50 kg, kalau di kalkulasi, harga semen 1 sak di sana bisa di belikan 17 sak semen di sini.

Tak terbayangkan, misalnya saja ingin membangun 1 unit rumah permanen di sana, bisa di gunakan untuk membangun rumah bertingkat di sini. Makanya tak mengherankan bila banyak yang membeli semen dari Malaysia yang harganya ‘hanya’ Rp. 300.000/sak, hal ini berlaku juga untuk pembelian BBM.

Lalu, siapa yang harusnya bertanggung jawab?, entahlah. Kemudian saya teringat tentang apa yang di kutip oleh Slamet Raharjo dalam acara Minggu Malam Bersama Slamet Raharjo di TVRI, semalam: garuda di dadaku, malaysia di perutku!. Tak berlebihan, bila membaca berita dan mungkin saja realita di wilayah perbatasan. :(

Gunung Merapi dari Jauh 27 Oktober 2010

Posted by Brotoadmojo in Cerita, Foto, Indonesia.
Tags: , , , , , , ,
39 comments

Nampak gambar Gunung Merapi dari kejauhan. Foto ini saya ambil pada 8/7/2008. Ceritanya waktu perjalanan bersepeda motor dari Klaten ke Slawi saya berhenti sebentar untuk mengambil gambar Gunung Merapi yang nampak indah di pagi hari, memang rute yang saya tempuh melewati daerah Klaten menuju ke arah Sleman.

Kini, dua tahun berselang gunung itu akhirnya memuntahkan isi perutnya, tak terbayangkan oleh saya pada saat itu.. :( .

*Turut berduka cita atas bencana yang silih berganti datang di negeri ini, SEMOGA COBAAN INI SEGERA BERAKHIR.
Semoga ALLAH SWT memberi kekuatan, ketabahan dan kesabaran bagi sudara-saudara kita yang tertimpa bencana… amin

Anak TK dan Pancasila 23 Oktober 2010

Posted by Brotoadmojo in Cerita, Indonesia, Inermezzo.
Tags: , , , , ,
39 comments

Kemarin pagi (jum’at 22/10/10) dari dalam rumah, saya mendengar sayup-sayup suara anak-anak kecil begitu kompak. Hmmm…. pasti mereka adalah anak TK yang sedang jalan-jalan. Dengan di pandu guru mereka melafalkan Pancasila, dengan lantangnya mereka meneriakkan ke lima sila tersebut:

Pancasila:

1. Ketuhanan Yang Maha Esa

2. Kemanusiaan yang Adil dan Beradab

3. Pesatuan Indonesia

4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijasanaan dalam permusyawaratan perwakilan.

5. Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia.

(lagi…)

Jalan Kita Masih Panjang 22 Oktober 2010

Posted by Brotoadmojo in Indonesia, Kontes.
Tags: , , , , ,
31 comments

Jalan Kita Masih Panjang, masih banyak yang harus kita perjuangkan di negeri ini, masih banyak rintangan yang menghadang. Para Pahlawan telah bersusah payah dengan mengorbankan jiwa dan raga mereka demi merebut kemerdekaan Bangsa Indonesia. Marilah bersama kita mengisi kemerdekaan ini dengan hal-hal yang positif, mari bersama kita jaga persatuan dan kesatuan Bangsa, demi masa depan yang lebih baik.

Artikel  ini diikutsertakan pada Kontes Iklan Indonesia Bersatu di BlogCamp

Merdeka 17 Agustus 2010

Posted by Brotoadmojo in Indonesia, Ngudarasa.
Tags: , , , ,
24 comments

mau berteriak merdeka, takut salah

tidak berteriak merdeka, takut salah juga

mendingan ditulis saja disini

terserah yang mau baca: berteriak, diam, atau malah tidak dibaca

MERDEKA!!!

~memaknai kemerdekaan diperlukan kesamaan sudut pandang, tolak ukur kemerdekaan saya kembalikan kepada Anda yang merasakannya. HUT Kemerdekaan RI ke-65, Dirgahayu Republik Indonesia.  terimakasih~

Indonesia, Untukmu Cinta Dan Semangatku 6 Agustus 2010

Posted by Brotoadmojo in Indonesia, Kontes, Surat Cinta.
Tags: , , , , , ,
19 comments

Tak perlu ku katakan kepadamu
Betapa aku mencintaimu
Karena setahuku
Cinta bukan hanya sebatas kata

 

Tak perlu ku teriakkan pada dunia
Betapa jiwa ini selalu mengalir rindu
Didadaku terukir indah
Menjagamu dalam setiap desah

 

Tak perlu aku berpesta untukmu
Setumpuk do’a lebih bermakna
Untuk kerja keras para pejuang
Mewujudkan mimpi dan cita-cita

 

Dirgahayu tumpah darahku
Berkibarlah dwi warnaku
Menggumpal semangat ‘tuk terus maju
Membangun bangsa dan tanah airku

 

Puisi ini diikutsertakan dalam acara Gelar Puisi Aku Cinta Indonesia di BlogCamp

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 231 pengikut lainnya.